- Iman kepada Yesus Kristus
Calon baptis harus mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.
- Pertobatan yang Sejati
Menunjukkan sikap hati yang bertobat dari dosa dan memiliki kerinduan untuk hidup sesuai dengan firman Tuhan.
- Mengikuti Kelas Katekisasi atau Pengajaran Dasar Iman
Calon baptis wajib mengikuti pelajaran dasar tentang iman Kristen, Alkitab, makna baptisan, dan kehidupan baru dalam Kristus.
- Usia yang Memadai dan Kesadaran Rohani
Calon dewasa harus mampu mengambil keputusan sendiri; bagi anak-anak, diperlukan bimbingan dan persetujuan dari orang tua.
- Kesediaan Menjadi Anggota Jemaat
Calon baptis siap menjadi bagian dari komunitas jemaat, aktif beribadah, dan berpartisipasi dalam pelayanan gereja.
- Memiliki Hidup yang Berkenan di Hadapan Tuhan
Tidak sedang terikat dalam dosa yang disengaja dan terbuka untuk dibimbing rohani oleh gereja.
- Persetujuan Orang Tua (Khusus untuk Anak-anak)
Untuk baptisan anak-anak, orang tua atau wali harus memberikan persetujuan dan komitmen untuk membimbing rohani anak.
- Wawancara atau Konseling dengan Pendeta / Majelis Gereja
Sebelum pembaptisan, calon akan diwawancarai untuk memastikan kesiapan iman dan pemahaman akan baptisan.